Budidaya Ikan Patin Mas Nila Di Kolam Terpal

cara budidaya ikan mas kolam terpal

Budidaya Ikan Patin Mas Nila Di Kolam Terpal

Budidaya Ikan Patin Mas Nila dan Lele Sangkuriang Di Kolam Terpal: Mengenal Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal

Budidaya ikan air tawar tujuan konsumsi atau pembibitan memang berpeluang menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Beternak ikan air tawar bisa anda lakukan dengan cara budidaya ikan patin mas nila di kolam terpal, dengan cara budidaya ikan belut patin baung di kolam terpal, atau dengan cara budidaya ikan nila patin di kolam tanah. Lahan yang anda butuhkan juga tidak terlalu besar yaitu minimal seluas 2x1x0,5 meter untuk dijadikan kolam.

Untuk peternak pemula, anda sebaiknya menentukan pilihan ikan air tawar apa yang akan dipelihara. Berikut ini dijelaskan perbedaan cara budidaya ikan patin mas nila di kolam terpal, cara budidaya ikan belut patin baung di kolam terpal dan cara budidaya ikan nila patin agar cepat besar di kolam tanah:

Cara budidaya ikan nila

Cara budidaya ikan nila bisa di dalam kolam air tenang, air deras dan juga sawah. Ikan nila banyak dipilih karena pertumbuhannya cepat serta mampu menghasilkan varietas yang unggul. Pakan ikan nila adalah plankton atau tumbuhan lunak, bisa juga diberikan pelet 2%-4% dari bobot biomassanya sebanyak 3-5 kali sehari.

Kedalaman air kolam pembesaran yang baik untuk budidaya ikan nila adalah 80-100cm. Kepadatan penebaran benih ikan nila di kolam terpal yakni 15-20 ekor/m². Untuk mencapai ukuran konsumsi 400-600 gram/ekor, cara budidaya ikan nila patin agar cepat besar di kolam tanah atau kolam terpal butuh waktu 4-5 bulan.

Cara budidaya ikan patin

Ikan patin mampu tumbuh lebih cepat dan ukurannya lebih besar dibanding ikan air tawar lain. Pakan patin yang dibutuhkan adalah cacing, ikan kecil, serangga, biji-bijian, udang kecil, tumbuhan dan rumput. Benih ikan patin yang disebar umumnya sebanyak 20 ribu pada kolam ukuran 2x1x0,5 meter. Cara budidaya ikan nila patin agar cepat besar di kolam tanah atau kolam terpal mencapai 6 bulan masa pembesaran dengan berat kurang lebih 600-700 gram/ekor ikan patin pada masa panen.

Cara budidaya ikan mas

Ikan mas menyukai habitat air yang tidak terlalu dalam dan deras. Pakan utama ikan mas adalah binatang renik dan tumbuhan air yang tumbuh di dasar perairan. Anda juga bisa memberikan makanan tambahan berupa pelet sebanyak 3 kali sehari, sedikit demi sedikit.

Budidaya ikan mas sebaiknya dilakukan dalam kolam seluas 12×3 meter dengan kedalaman sekitar 1,25 meter. Dengan ukuran kolam tersebut, anda bisa memasukkan sampai 1000 ekor bibit ikan mas. Waktu pembesaran ikan mas sampai siap dipanen mencapai 4-5 bulan dengan ukuran 200-300 gram/ekor atau 3-5 ekor/kg.

Budidaya Ikan Mas Kolam Terpal

Baca Juga: Budidaya Ikan Lele Sangkuriang Dumbo Gurame Kolam Terpal Plastik

Cara budidaya ikan belut

Cara budidaya ikan belut sedikit berbeda dari cara budidaya ikan air tawar lainnya, karena belut bisa bertahan hidup dalam lumpur dengan sedikit air. Maka anda perlu menimbun lumpur sawah atau rawa setebal 10-15cm di dasar kolam permanen atau kolam semi permanen selama 1-2 minggu. Dengan bibit belut seukuran 10-12cm untuk 50-100 ekor/m², cara budidaya ikan belut patin baung di kolam terpal membutuhkan kedalaman air sekitar 1-1,25 meter. Luas kolam yang digunakan pun bisa disesuaikan dengan ketersediaan lahan dan kebutuhan budidaya ikan belut.

Pakan untuk ikan belut berupa cacing, zooplankton, kecebong, larva ikan, larva serangga, bangkai ayam, cincangan bekicot, juga pelet. Frekuensi pemberian pakan ikan belut adalah pakan hidup 3 hari sekali dan pakan mati (sudah direbus) 1-2 kali sehari. Lama pembesaran ikan belut sampai masa panen berkisar antara 2-6 bulan.

Cara budidaya ikan baung

Meski memiliki ciri fisik yang serupa dengan ikan lele, cara budidaya ikan baung ternyata sedikit lebih rumit dibandingkan cara budidaya ikan lele. Ini karena pemijahan ikan baung harus dilakukan dengan cara pemijahan buatan atau kawin suntik. Penetasan telur ikan baung pun umumnya dilakukan di akuarium terpisah dari kolam.

Untuk pematangan gonad ikan baung, anda membutuhkan bak atau kolam tembok atau bisa juga kolam tanah. Dalam kolam tembok berukuran 6x4x1 meter dengan ketinggian air 80-100cm, anda bisa memasukkan 300 ekor induk. Sementara untuk kolam tanah seluas 50m² dan ketinggian air 50-70cm hanya 100 ekor induk. Namun masa pembesaran ikan baung sampai siap dipanen relatif cepat yaitu sekitar 2 bulan.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.