Cara Budidaya Lele Kolam Terpal Lengkap

info-cara-budidaya-lele-dikolam-terpal

Cara Budidaya Lele Kolam Terpal Lengkap

Info Cara Budidaya Lele Kolam Terpal Lengkap untuk Anda!

Dalam budidaya lele kolam terpal, hal-hal yang harus diketahui peternak meliputi banyak hal. Pertama, peternak harus mengetahui varietas ikan lele yang tepat untuk dibudidayakan. Dari beberapa jenis ikan lele bibit unggul, jenis lele sangkuriang adalah salah satu yang menjadi primadona. Ikan lele jenis ini cocok untuk dibiakkan sebagai komoditas dagang. Selain itu, peternak harus mengenal beberapa jenis kolam ikan lele. Untuk pemula dan untuk peternak dengan modal tidak terlalu besar, kolam ikan terpal adalah pilihan yang tepat. Untuk itu, penting pula bagi peternak lele untuk mengetahui seluk beluk kolam ikan terpal. Cara membuat kolam ikan terpal, konstruksi kolam, dan bahkan pemilihan alat dan bahan juga harus diperhatikan.

Di samping kolam ikan terpal, peternak lele juga wajib tahu tentang perawatan dan sistem pipa dalam kolam ikan terpal. Hal ini akan mempermudah pembiakan lele untuk mencapai hasil maksimal. Selain itu, pakan ikan, pemberian nutrisi tambahan dan langkah-langkah pencegahan penyakit juga harus diketahui oleh pelaku usaha mandiri budidaya ikan lele. Dengan pengetahuan yang lengkap, peternak akan mampu mencapai hasil maksimal.

Ada beberapa persiapan modal meliputi;
1. biaya investasi
2. biaya produksi
3. biaya perawatan
Biaya pembuatan kolam terpal lele termasuk ke dalam biaya investasi.

 

Perhitungan Biaya Pembuatan Kolam Terpal Lele:

Biaya atau modal yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha budidaya ikan lele tidaklah besar. Namun demikian, perlu kiranya bagi pemula untuk mempersiapkan sedetil mungkin untuk menghindari kendala finansial di dalam proses budidaya.

Biaya investasi meliputi persiapan pembuatan kolam terpal:
1. Dua buah terpal: harga berkisar antara Rp.130.000-Rp.300.000
2. Bambu: tergantung wilayah dan harga bamboo, sekitar Rp.50.000
3. 1 kg paku: Rp. 10.000
4. Paralon untuk pembuangan: Rp. 50.000
Total biaya untuk investasi kurang lebih Rp.410.000

 

Analisis Usaha Ternak Lele

Selain biaya persiapan kolam terpal yang merupakan investasi, peternak juga harus dapat memperkirakan total biaya lain sebagai bagian dari pengelolaan budidaya ikan lele. Berikut adalah analisis singkat usaha mandiri budidaya ikan lele.

Biaya Produksi meliputi bibit lele, pakan, dan obat. Bibit lele bisa dibeli dengan jumlah bervariasi sesuai dengan ukuran kolam. Namun demikian, standard benih untuk pemula adalah sekitar 2000 ekor.

• Harga untuk satu ekor benih umumnya Rp. 2500. Jadi, biaya untuk benih adalah Rp. 2.500 x 2000 ekor= Rp. 500.000.
• Pakan lele terdiri dari cacing sutra dan pelet. Cacing yang dibutuhkan adalah 10 kg dan harga per kg adalah Rp. 6.000. Selain itu, pakan juga harus ditambah dengan pelet sebanyak 2 bal seharga Rp. 190.000 per bal. Total biayanya adalah Rp. 60.000+ Rp. 380.000= Rp. 440.000
• Biaya obat dan lain-lain adalah sekitar Rp. 50.000

Total biaya produksi adalah Rp. 500.000+ Rp. 440.000+ Rp. 50.000= Rp. 990.000

 

Modal Bisnis Peluang Usaha Budidaya Lele

Modal usaha total yang dikeluarkan adalah Rp. 410.000+ Rp. 990.000= Rp. 1.400.000

Perkiraan panen yang di dapat adalah 500 kg. Namun demikian, jumlah ikan lele mati adalah 10%. Dengan asumsi harga ikan lele sebesar Rp. 10.000, makan total penjualan yang akan didapatkan adalah sekitar Rp.10.000x 500= Rp. 5.000.000

Total keuntungan yang akan didapatkan adalah: Rp. 5.000.000- Rp. 1.400.000= Rp. Rp. 3.600.000.

Keuntungan tersebut tentunya harus dibarengi dengan kerja keras dan ketekunan. Pengalaman dan pengetahuan juga diperlukan untuk kesuksesan budidaya ikan lele kolam terpal.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.