WOW! Usaha Ternak Lele ini Beromset Milyaran!

WOW! Usaha Ternak Lele ini Beromset Milyaran!

Ini Keuntungan Usaha Ternak Lele untuk Pemula

Tahukah Anda bahwa cara memulai usaha ternak lele untuk pemula merupakan salah satu keyword yang paling banyak dicari? Hal yang wajar mengingat kebanyakan orang kini mencari usaha sampingan. Bahkan tak sedikit yang berniat untuk beralih menjadi seorang pengusaha.

peternak-ikan-lele-sukses

Memang, tidak mudah menjadi seorang pebisnis yang sukses. Terlebih jika Anda merupakan seorang pemula. Namun, bukan berarti mustahil sebab ada banyak cara mudah untuk memulai suatu bisnis, termasuk menjalankannya.

Lantas, mengapa harus usaha lele bukan usaha lainnya? Agar Anda lebih paham, simak sejumlah untung rugi usaha ternak lele di bawah ini.

Keuntungan Usaha Ternak Lele

  • Pasar Luas

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang paling populer dan digandrungi masyarakat Indonesia. Anak kecil hingga dewasa menyukai ikan lele. Bahkan di kota-kota besar banyak sekali pedagang pinggir jalan yang menjadikan lele sebagai menu utamanya.

Selain mudah dioleh, lele juga mudah dikreasikan. Tidak hanya digoreng, melainkan juga dibakar, dijadikan kerupuk, dan abon. Rasanya yang lezat membuat orang sangat menyukainya. Tidak mengherankan jika banyak orang tertarik membudidayakan ikan lele.

  • Cepat Panen

Keunggulan bisnis ikan lele selanjutnya adalah cepat panen. Anda hanya membutuhkan waktu selama 3 bulan saja untuk mendapatakan penghasilan yang fantastis. Bisa dibilang, faktor inilah yang menjadi pertimbangan besar orang terjun dalam bisnis budidaya ikan lele.

  • Mudah Dijalankan

Ketimbang jenis ikan lainnya, ikan lele termasuk mudah untuk dibudidayakan. Pasalnya, ikan lele mudah beradaptasi dengan lingkungannya, baik menggunakan kolam semen, tanah, maupun terpal. Ikan lele pun mudah dipelihara, tidak membutuhkan perawatan khusus. Yang terpenting Anda memberikan pakan secara teratur.

  • Tahan Penyakit

Sejumlah ikan memang rentan terhadap penyakit sehingga membuat segelintir orang berpikir ulang untuk menjalankan bisnis ternak ikan. Namun, Anda tak perlu khawatir karena ikan lele tahan terhadap serangan penyakit. Pasalnya, lele dapat melindungi dirinya dengan lendir miliknya.

  • Daya Tahan Hidup Kuat

Lele merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki daya tahan hidup kuat. Di mana ikan lele dapat hidup di berbagai lingkungan. Tidak hanya air bersih, melainkan juga air kotor. Sangat berbeda dengan jenis ikan lainnya yang tidak dapat bertahan hidup dalam lingkungan kotor apalagi tercemar.

  • Benih Murah

Dari banyaknya jenis ikan, benih ikan lele termasuk murah dan mudah ditemukan. Anda tak akan kesulitan untuk mendapatkan benih lele berkualitas super di pasaran. Harganya pun terjangkau dengan potensi keuntungan yang besar.

  • Keuntungan Besar

Dengan daya tahan hidup yang kuat, ikan lele memiliki tingkat kematian yang rendah sehingga keuntungan yang akan Anda dapatkan pun melimpah. Penghasilan yang Anda dapatkan pun relatif cepat karena hanya membutuhkan waktu selama 3 bulan saja untuk memanen lele.

Kerugian Usaha Ternak Lele

Sebenarnya, usaha ternak lele lebih banyak membawa keuntungan bagi pembudidaya. Namun, karena suatu hal, ternak lele pun bisa merugi. Penyebab utamanya adalah kematian lele dalam skala besar.

Adapun pemicu kematian lele, di antaranya.

  • Benih lele tidak berkualitas
  • Lele dimangsa predator
  • pH air tidak stabil
  • Suasana di sekitar kolam tidak mendukung, terlalu bising
  • Pemberian pakan yang tidak teratur

Untuk meminimalkan risiko kerugian, pastikan untuk membeli benih lele berkualitas tinggi. Selain itu, Anda pun wajib memerhatikan kestabilan air, termasuk suasana sekitar kolam. Tak hanya itu saja, pemberian pakan secara berkala pun dapat menurunkan risiko kerugian.

Secara otomatis, tingkat keberhasilan pun meningkat. Anda pun akan mendapatkan keuntungan yang melimpah dan sukses sebagai peternak ikan lele.

Ternak Lele Bioflok

Dengan berbagai kelebihan di atas, tak mengherankan jika banyak orang tertarik untuk mencoba peruntungan dalam budidaya ikan lele. Salah satu yang banyak dilirik oleh pebisnis pemula adalah ternak lele bioflok.

kolam terpal-1080x675

Apa itu ternak lele bioflok?

Ternak lele bioflok merupakan cara ternak lele dengan menggunakan bantuan mikroorganisme. Di mana mikroorganisme tersebut bertugas sebagai pengolah limbah yang dihasilkan oleh lele itu sendiri. Limbah yang disebut sebagai flok ini nantinya akan menjadi makanan alami bagi lele.

Teknologi bioflok sudah banyak diaplikasikan dan terbukti lebih efektif ketimbang lainnya. Hal ini terjadi lantaran efek kerja bakteri lebih stabil. Termasuk, perlawanan terhadap bakteri patogen yang merugikan peternak lele.

Barangkali Anda bertanya-tanya, apa yang membuat usaha ternak lele bioflok lebih dipilih ketimbang metode lainnya? Agar Anda tidak penasaran, simak keunggulannya di bawah ini!

Kelebihan Ternak Lele Bioflok

  • pH stabil, yakni antara pH 7 hingga pH 7.8
  • Sistem bioflok tidak tergantung pada sinar matahari
  • Aktivitas akan turun seiring menurunnya suhu
  • Limbah ikan dapat dijadikan sebagai pakan alami
  • pH cenderung rendah
  • Hanya memerlukan pergantian air
  • Biosecurity lebih terjaga
  • Ramah terhadap lingkungan

Kendati usaha ternak lele bioflok sangat menguntungkan, tetapi ada sejumlah kelemahan yang patut Anda waspadai.

  • Tidak dapat diterapkan pada tambak yang mengalami kebocoran
  • Memerlukan aerator yang banyak untuk suplai oksigen
  • Aerasi harus hidup selama 24 jam
  • Harus melakukan pengamatan yang jeli lantaran sering muncul masalah amonia dan nitrit
  • Kekurangan aerasi dapat menyebabkan pengendapan bahan organic
  • Kurang cocok diaplikasikan pada tanah erosi
  • Kadar flok yang terlalu pekat dapat menyebabkan kematian ikan lele
  • Harus sering mengukur flok

Dengan mengetahui kelemahan sistem bioflok di atas, diharapkan Anda mampu mengatasinya sedini mungkin. Tujuannya adalah untuk menekan risiko kerugian dan mendapatkan keuntungan maksimal.

Begini Tahapan Usaha Ternak Lele Bioflok

Jika Anda sudah paham mengenai sistem bioflok berikut kelebihan dan kekurangannya. Hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah langkah untuk mengaplikasikan metode bioflok.

Serupa dengan metode ternak lainnya, ternak lele bioflok pun memiliki sejumlah tahapan yang wajib Anda lakukan. Adapun tahapan tersebut, antara lain sebagai berikut.

Pembuatan Kolam Terpal

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat kolam terpal. Cara membuat kolam terpal sangat mudah, yakni sesuaikan dengan ukuran lahan yang ada.

Cara membuat kolam terpal

Setiap 1 m3, Anda dapat menampung 1000 ekor ikan lele. Semakin besar kolam yang Anda buat maka semakin besar pula potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Untuk membuat kolam terpal, Anda harus menyiapkan terpal dan bambu. Potong bambu sesuai dengan ukuran kolam yang hendak Anda buat. Bambu juga harus disesuaikan dengan kerapatan bilah pagar.

Ingat, semakin rapat bilah pagar, semakin kuat pula kolam terpal yang Anda buat. Namun, jika bambu terbatas, prioritaskan kerapatan bambu di bagian bawah untuk menahan tekanan air.

Langkah selanjutnya adalah menyatukan pagar dengan patok menggunakan paku dan ikatan. Gunakan banyak patok agar konstruksi kolam terpal kuat dan tidak mudah rusak. Pastikan untuk memasang saluran pipa pembuangan sebelum pemasangan terpal.

Persiapan Air

Setelah kolam siap, masukkan air ke dalam kolam dengan ketinggian antara 80 hingga 100 cm. Di hari kedua, masukkan probiotik dengan takaran 5 ml/m3. Anda dapat membeli probiotik di toko pertanian atau perikanan.

Dari banyaknya merek probiotik yang ada, merek POC, EM-4, Probiofish, BMW, Raja Lele dan Migro paling sering digunakan oleh peternak ikan. Bukan hanya harganya terjangkau, melainkan juga sudah terbukti sangat baik untuk metabolisme ikan lele.

Untuk penggunaan probiotik, ada dua cara yang dapat Anda pilih.

  • Dasar Kolam

Probiotik yang diaplikasikan ke dasar kolam tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan ikan lele saja, melainkan juga dapat menggemburkan tanah. Tak hanya itu saja, probiotik juga dapat memelihara kualitas air.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, aplikasikan probiotik ke dasar kolam setiap dua minggu sekali secara berkala. Dengan begitu, air kolam akan lebih sehat, ikan pun tumbuh dengan sempurna.

  • Dicampurkan Pada Pakan

Anda pun dapat mencampurkan probiotik pada pakan. Cara ini bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan, mencegah stres atau penyakit, menghemat pakan, menambah nutrisi pada pakan, merangsang nafsu makan ikan lele, dan mempercepat pertumbuhan ikan. Tingkat kematian lele pun dapat ditekan semaksimal mungkin.

Pada hari ketiga, masukkan molase atau tetes tebu pada kolam sebanyak 250 ml/m3. Di malam hari, tambahkan dolomite dengan dosis sekitar 150 hingga 200 gram/m3. Diamkan kolam selama 7 hingga 10 hari.

Hal tersebut dilakukan agar pertumbuhan mikroorganisme berlangsung sempurna dan dapat hidup dengan baik di dalam kolam.

Penebaran Benih

Bibit-lele-berkualitas

Setelah kolam siap, langkah selanjutnya adalah menebarkan benih. Sangat dianjurkan untuk menggunakan benih ikan lele unggulan. Adapun cirinya, sebagai berikut.

  • Aktif bergerak
  • Ukuran dan warna seragam
  • Tidak ada cacat
  • Bentuk tubuh proporsional, yakni antara 4 hingga 7 cm
  • Berasal dari induk yang sama

Tebarkan benih ikan lele pada kolam dan tambahkan probiotik dengan takaran 5 ml/m3 keesokan harinya.

Perawatan

Untuk perawatan ikan lele tidak harus dilakukan setiap hari, melainkan setiap sepuluh hari sekali. Proses perawatannya pun mudah, yakni dengan memberikan probiotik dan ragi tempe di pagi atau siang hari. Sementara di malam hari, cukup tambahkan dolomit yang diambil airnya dengan takaran 200 hingga 300 gr/m3.

Pemberian Pakan

Agar ikan lele tumbuh dengan baik, pastikan untuk memberikan pakan berkualitas. Aturan pemberian pakan adalah setiap pagi dan sore hari. Cukup berikan dosis sebesar 80% dari daya tampung perut lele. Ada baiknya untuk melakukan fermentasi pakan dengan menambahkan probiotik lebih dulu.

pakan-yang-baik-untuk-ikan-lele

Nantinya, jika flok telah terbentuk, porsi pakan harus dikurangi hingga 30% untuk mencegah tingginya tingkat kematian. Sangat dianjurkan untuk membiarkan lele puasa selama satu hari setiap minggu. Hal ini bertujuan agar hasil lele lebih memuaskan dengan daging yang terasa gurih dan lezat.

Panen

Setelah menunggu selama kurang lebih 2 hingga 3 bulan, waktunya untuk memanen ikan lele. Langkah pertama adalah menyurutkan air kolam baru kemudian menggunakan alat penangkap ikan.

Pastikan untuk menggunakan alat khusus untuk memanen ikan lele yang terbuat dari bahan licin dan halus. Alat ini tidak akan menimbulkan luka atau lecet pada lele saat proses panen berlangsung.

Setelah ikan lele berhasil ditangkap, masukkan dalam wadah plastik atau bisa juga menggunakan jaring, hanya jika air kolam masih banyak.

Demikianlah informasi lengkap mengenai bisnis budidaya untuk pemula disertai dengan penjelasan untung rugi ternak menggunakan teknologi bioflok. Jika Anda ingin jadi jutawan, ternak lele dapat menjadi solusi terbaik. Jangan lupa share ya!

Bantu kami menjadi lebih baik lagi ya.. silahkan beri rating: