Penting! Analisa Budidaya Ikan Gabus Metode Kolam Terpal

Analisa Budidaya Ikan Gabus: Apa Keunggulan Budidaya Ikan Gabus?

Tak dapat dipungkiri bahwa budidaya ikan gabus masih kalah populer dibandingkan dengan budidaya ikan lele atau gurami.

Namun, jika dicermati lebih dalam, budidaya ikan gabus memiliki peluang yang sangat bagus.

analisa budidaya ikan gabus

Selain karena tingkat persaingan peternak ikan gabus tidak sebanyak jenis ikan lainnya, ikan gabus pun cukup populer di kalangan masyarakat.

Pasalnya, daging ikan gabus sangat lezat dan mudah diolah.

Kendati demikian, tak sedikit orang yang masih ragu untuk memulai usaha ternak ikan gabus.

Alasan utamanya adalah belum mengetahui secara pasti untung rugi analisa budidaya ikan gabus.

sehingga rahasia sukses budidaya ikan gabus perlu digali.

Pada dasarnya, setiap usaha pasti memiliki sisi keunggulan dan kekurangan.

Yang terpenting adalah memaksimalkan keunggulan demi menekan kekurangan yang ada.

Agar Anda lebih yakin, simak keunggulan budidaya ikan gabus berikut ini.

1.Modal Kecil

Untuk merintis usaha ternak ikan gabus, Anda tidak harus menghabiskan banyak dana.

Cukup dengan uang sebesar 5 jutaan saja, Anda sudah dapat menjalakan usaha ini.

2. Mudah Dijalankan
Serupa dengan jenis budidaya ikan lainnya, ternak ikan gabus pun mudah dijalankan.

Selama Anda mengikuti panduan, memberi pakan dan probiotik sesuai takaran, hasil panen pasti melimpah ruah.

3. Hemat Pakan

Ikan gabus tergolong hemat pakan.

Anda tidak harus menggunakan makanan khusus ikan yang biasa dijual di pasaran.

Pasalnya, ikan gabus pun menyukai keong sawah, bekicot, ikan rucah, nasi aking, dan udang kecil.

4. Panen Cepat

Tak sedikit orang yang bertanya, “Berapa umur ikan gabus siap panen? ”

Sebenarnya umur ikan gabus siap panen bervariasi.

Dalam jangka waktu 4 bulan ikan gabus sudah dapat dipanen dengan ukuran yang cukup besar.

Umumnya, setiap kilogram terdiri dari 3 ekor ikan.

Sementara bagi Anda yang menginginkan ukuran lebih besar, yakni setiap kilogram terdiri dari 2 ekor ikan gabus, Anda harus bersabar hingga bulan ke-8 atau ke-9.

Tentunya, kecepatan masa panen pun bergantung pada bibit ikan.

Semakin besar bibit ikan, semakin cepat masa panen.

Sebaliknya, jika bibit yang digunakan kecil, masa panen pun lebih lambat.

Contohnya, untuk ukuran bibit ikan gabus 3-4 cm hanya memerlukan waktu 6 bulan saja untuk menghasilkan ukuran ikan yang besar, yakni 2 ekor setiap kilogram.

5. Peminat Tinggi

Ikan gabus merupakan salah satu ikan yang banyak digemari lantaran dagingnya yang lezat.

Ikan gabus pun mengandung protein tinggi.

Bahkan lebih tinggi daripada protein yang terkandung di dalam tubuh ikan lele, ikan mas, dan ikan nila.

Tak hanya itu saja, ikan gabus pun dapat mempercepat proses penyembuhan luka, menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, menyehatkan pencernaan, dan melengkapi nutrisi harian yang dibutuhkan tubuh.

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, tak heran jika budidaya ikan gabus kini semakin dikenal.

Meskipun belum sepopuler ikan lele dan gurami, manfaat ikan gabus ini juga banyak dan peluang usahanya pun sangat menjanjikan.

Analisa Budidaya Ikan Gabus

analisa usaha budidaya ikan gabus

Sebelum memulai usaha ternak ikan gabus, ada baiknya untuk mengetahui analisa budidaya ikan gabus termasuk besaran dana yang dibutuhkan.

Dengan begitu, Anda dapat menyiapkan modal usaha budidaya ikan gabus sesuai dengan kebutuhan.

Adapun beberapa hal yang wajib Anda persiapkan sebelumnya, antara lain:

  • Kolam terpal. Idealnya kolam terpal memiliki ukuran 2×5 meter dengan ketinggian air 100 cm. anda bisa membelinya di penjual kolam terpal ikan gabus.
  • Ukuran benih sekitar 3-4 cm.
  • Pakan yang digunakan palet buatan pabrik yang dapat ditemukan dengan mudah di pasaran. Dengan ukuran kolam terpal dan benih, maka palet ideal yang harus diberikan sekitar 2 kilogram.
  • Tingkat kepadatan benih yang ditebar 10 ekor/m2, yakni sekitar 100 x 10 = 1.000 ekor.
  • Dengan ukuran benih 3-4 cm, maka panen membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Waktu penyortiran dimulai pada bulan ke-4 atau ke-5.

Setelah memahami sejumlah hal di atas, Anda akan lebih mudah menentukan analisa usaha ternak ikan gabus.

Dana yang dibutuhkan untuk peralatan, antara lain:

  • Kolam Terpal Diameter 3 meter – Rp1.500.000,00
  • Instalasi Air – Rp300.000,00
  • Mesin Pompa Air – Rp450.000,00
  • Total: Rp2.250.000,00

Penyusutan selama 4x panen = Rp2.250.000,00/4 = Rp562.500
Biaya produksi yang dibutuhkan selama satu periode, yakni selama 6 bulan, antara lain:

  • Bibit Ikan Gabus – Rp750.000,00
  • Pakan Ikan Gabus – Rp300.000,00
  • Obat-obatan – Rp200.000,00
  • Total Biaya Produksi: Rp1.250.000,00

Biaya lain-lain yang dikeluarkan selama satu periode, antara lain:

  • Listrik – Rp600.000,00
  • Biaya Penyusutan – Rp562.500
  • Total Biaya Lain-lain: Rp1.162.500,00

Berapa keuntungan yang dapat dihasilkan selama masa panen berlangsung?

Setelah panen, Anda dapat menghitung besaran keuntungan budidaya ikan gabus dengan metode kolam terpal sebagai berikut.

  • Tingkat kematian ikan dihitung 20 persen dari populasi. Total ikan gabus yang dapat dipanen seitar 800 ekor.
  • Ukuran ikan gabus tergantung umur. Untuk memudahkan Anda, ikan gabus yang dipanen dalam waktu 4 bulan setiap kilogram berisikan 4 buah ikan, sedangkan dalam waktu 5 bulan setiap kilogram berisikan 3 ekor ikan, dan 2 ikan per kilogram untuk masa panen 6 bulan.

Jadi, perhitungan pendapatan ikan gabus selama panen, sebagai berikut.

  • Bulan keempat, panen 300 ekor, maka hasilnya adalah 300/ 4 ekor = 75 kilogram.
  • Bulan kelima, panen 300 ekor, maka hasilnya adalah 300/3 ekor = 100 kilogram.
  • Bulan keenam panen 200 ekor, maka hasilnya adalah 200/2 ekor = 100 kilogram.

Total panen selama 6 bulan pemeliharaan adalah 275 kilogram ikan gabus.

Harga jual setiap daerah berbeda.

Namun, secara umum harga ikan gabus di pasaran atau ditingkat pengepul dihargai sekitar Rp50.000,00 per kilogram.

Dengan mengikuti harga jual di atas, maka dapat disimpukan bahwa pendapatan kotor Anda selama periode panen adalah 275 x Rp50.000,00 = Rp13.750.000,00.

Sementara pendapatan bersih Anda selama masa panen ikan gabus adalah pendapatan kotor dikurang biaya produksi dan biaya lain-lain.

Rp13.750.000,00 – (Rp2.250.000,00 + Rp1.162.500,00) = Rp13.750.000,00 – Rp3.412.500 = Rp10.337.500,00.

Jadi, selama enam bulan, potensi keuntungan yang dihasilkan mencapai Rp10.337.500,00 sekali panen.

Jika Anda memiliki dua buah kolam, maka penghasilan Anda dapat mencapai Rp20.675.000,00.

Bayangkan jika Anda memiliki 3 kolam, 3 kolam, 5 kolam, atau lebih.

Berapa banyak uang yang dapat Anda hasilkan dalam satu waktu?

Sangat banyak!

Semakin banyak jumlah ikan yang Anda budidayakan, maka semakin tinggi pula hasil yang akan Anda dapatkan.

Besaran keuntungan tersebut pun dapat meningkat atau berkurang sesuai dengan persentase keberhasilan Anda dalam memelihara ikan gabus.

Semakin rendah angka kematian, semakin banyak penghasilan yang bisa Anda dapatkan.

Oleh karena itu Anda perlu mengetahui Rahasia Sukses Budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal.

Agar hasil panen sesuai dengan keinginan Anda, pastikan untuk memberikan ikan gabus makanan yang tepat.

Semakin tinggi nilai gizi pakan, maka semakin cepat pula tumbuh kembang ikan gabus.

Selain itu, pastikan pula untuk memberikan probiotik untuk memaksimalkan pertumbuhan ikan gabus.

Demikianlah informasi mengenai budidaya ikan gabus beserta analisa usaha ikan gabus yang dapat Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan.

Nah, kalau sudah begini, apalagi yang membuat Anda ragu?

Yuk, raih kesuksesan dengan budidaya ikan gabus.

Selamat mencoba!

Jangan lupa di share ya!

Bantu kami menjadi lebih baik lagi ya.. silahkan beri rating:

Beritahu yang lain yuk!